Rabu, 26 Mei 2021

Cara Mudah Promosi Buku

 "Ada banyak rumusn ilmu Tuhan dalam fenomena Gerhana

jika kita mau berfikir'"

Firman Pratama


Malam ini begitu spesial dimana senja terbenam dijemput sang Super Blood Moon atau Gerhana Bulan Total. Fenomena ini sangat langka karena terjadi setiap 195 tahun sekali, bersyukur bisa menyaksikan fenomena yang mungkin terjadi hanya sekali seumur hidup. Waktu berputar begitu hebat hingga malam ini terasa lebih spesial karena kali ini adalah pertemuan ke 18 pada gel. 18 grup menulis, dan lebih menakjubkan lagi puncak gerhana terjadi pada jam 18. Sungguh luarbiasa sekali di pertemukan dengan malam ini.

Kumpulan dari hari-hari pada setiap episode mereguk ilmu semuanya terasa berharga. Jangan lelah untuk terus membait ilmu dalam sebuah tulisan, karena tulisan adalah jembatan kenangan dan komunikasi paling hangat yang tidak akan di putus oleh waktu. Tulisan lebih panjang daripada usia itulah sebabnya kita harus mengikatnya menjadi sebuah buku. Terkadang, meski sudah memiliki buku kita masih ragu untuk menarik minat pembaca. Oleh karenanya kita harus memiliki skill dalam "Teknik Promosi Buku".

Berbicara tentang bagaimana menguasai teknik promosi buku, seorang narasumber handal bernama Akbar Zainudin akan memandu kita agar bisa menjadi promotor handal. Beliau adalah seorang trainer dan motivator dan merupakan pendiri PT EMJEWE Training and Coaching. Selain itu beliau juga seorang founder  Penerbitan MJWBook. Mendengar profil beliau rasanya saya menjadi speechless. Lelaki muda yang sukses dengan segala kepiawaiannya. Buku yang beliau tulis berjudul Man Jadda Wa Jadda  berhasil menjadi buku best seller dan beredar sebanyak 55.000 eksemplar. Setelah Man Jadda Wajada,beliau menulis 15 buku dari tahun 2010 sampai sekarang. Sungguh luarbiasa!

Sebelum memulai kuliah malam ini, beliau memperkenalkan salah satu bukunya yang berjudul UKTUB; Panduan Menulis Buku dalam 180 hari. Buku ini berisi panduan menulis dari A sampai Z. Dan kami pun di sarankan  untuk memiliki buku ini, karena ada sekitar 150 alamat penerbit yang bisa dikirimi naskah,  yang termasuk anggota IKAPI.





Selanjutnya dengan bahasa yang lugas, beliau membahas 4 Trik jitu STRATEGI PEMASARAN BUKU. Strategi pemasaran, termasuk buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu Product (Strategi Produk), Price (Strategi Harga), Place of Distribution (Distribusi), dan Promotion (Promosi). 

Pertama, Strategi Produk. Strategi Produk sebenarnya merupakan tanggung jawab penerbit. Kita sebagai penulis lebih banyak memberikan masukan kepada penerbit siapa target pembaca kita dan apa kebutuhan mereka terhadap buku kita. 

Kedua, Strategi Harga. Menentukan harga buku juga biasanya menjadi tanggung jawab penerbit. Pada dasarnya penentuan harga buku, ada dua strategi. 

1. Harga buku secara umum.

2. Buku dijual dengan harga premium (lebih mahal dibandingkan buku biasa).

Ketiga, Strategi Distribusi. 

Distribusi secara umum dibagi menjadi dua: distribusi tradisional dan distribusi non tradisional. Distribusi tradisional adalah melalui toko-toko buku, baik toko-toko buku jaringan nasional maupun toko buku lokal. 

Sedangkan distribusi non tradisional, di antaranya adalah: 

1. Melalui MLM (Multilevel Marketing)

2. Melalui Penjualan Langsung

3. Melalui Marketplace/e-Commerce (Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll).

Harga buku bisa dijual lebih mahal jika mempunyai nilai tambah dibandingkan dengan buku-buku yang lain. Misalnya hard cover, ditambah bonus-bonus (voucher seminar, workshop, dan lain-lain)

Keempat, Strategi Promosi

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan. 

1. Launching buku

Launching buku merupakan program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Lnatas, siapa yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. 

Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

Dengan demikian, konsep buku yang akan diterbitkan nanti menyesuaikan dengan kebutuhan dari target audiens.

2. Bedah Buku

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya

Kita perlu usaha yang keras dalam menawarkan bedah buku bisa di suatu tempat dengan situasi yang memungkinkan kita  tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Tak perlu banyak orang yang hadir, yang terpenting kita bisa merekam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita.

3. Seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. 

Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.

4. Membangun komunitas.

Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. 

Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. 

Beliau sendiri membangun banyak komunitas untuk mempromosikan bukuntya. Ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Saya share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya beliaubentuk di WA Grup. 

5. Membangun jaringan reseller

Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

6. Jualan di marketplace

Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita.  

7. Pemanfaatan Medsos

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Tetapi  jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. 

Pada dasarnya dalam mempromosikan buku kita harus bisa memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

Kesimpulan yang saya dapat dari paparan beliau adalah dalam mempromosikan buku kita harus memiliki keterampilan dalam menjual buku. Apalagi kita hidup di era digital dimana makan saja semudah klik and grab. Ramah dengan zaman, cerdas dengan IT, serta pandai memberikan pengaruh positif terhadp orang lain. Semua aspek itu perlu kita kembangkan untuk memudahkan kita dalam menjual buku.

Materi yang di sajikan oleh Pak Akbar betul-betul menunjukan kualitas dirinya. Tak heran apabila setiap buku yang beliau tulis menjadi buku best seller. Untuk itu sebagai penulis pemula kewajiban kita adalah mngembangkan bakat menulis. Seperti cerita seorang Robert Benchley, beliau butuh waktu lima belas tahun untuk menemukan bahwa ia punya bakat menulis. Sejatinya bakat menulis itu di latih dan di artikulasikan. Salam Literasi


Resume : Ke-18

Maydearly89

Maesaroh M.Pd

Tema : Teknik Promosi Buku

Narasumber : Akbar Zainudin M.Pd                                         

Lebak, 26 Mei 2021


28 komentar:

  1. Saya suka gaya tulisan, Bu ketua. Tema materi selalu diintegrasikan dengan kalimat yang sepadan secara kontekstual. Mantap, Bu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bu Sekretaris yang tulisannya sangat mantap juga👍

      Hapus
  2. Luar biasa....Bu ketua selalu terdepan....👍👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bunda sudah singgah di blog saya🙏🏼

      Hapus
  3. Super fast resumnya bu May..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Bagus juga seperti Kijang cepatnya👍

      Hapus
  4. Luar biasa, ibu ketu kita.. Semangat terus yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pun guru, inspiratos tiada batas👍

      Hapus
  5. Ini dia tulisan yang selalu saya nanti2kan. Luar biasa sekali. Bentar lagi resume siap dibukukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bunda Okmi. Tulisan bunda juga semakin hari semakin mantap👍

      Hapus
  6. kereen opening ny memukau..... bu may paling mantap selalu bisaa menghubungkan openingnya dengan materi....👍👍😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bu Weniii saya rindu tulisan ibu, ayo ng resum lagi🤗

      Hapus
  7. Bahasa yg indah selalu menggugah selera... ibarat makanan pasti nagih minta tambah👍👍👍

    BalasHapus
  8. Pembuka yang manis. Ada unsur-unsur fiksi Bu guru. Hebat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bunda hesti sudah berkenan mampir👍

      Hapus
  9. Resume yang selalu membuat saya tidak bosan untuk membaca. Luar biasa bu may.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih motivasinya bunda farida🤗

      Hapus
  10. Kereennn, selalu dgn gaya bahasa yg indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bu Anita. Tulisan ibu juga sangat keren

      Hapus
  11. Wah...bu ketua kita ini luar biasa...selalu keren resumenya membuat orang menjadi penasaran untuk membacanya♥

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti luarbiasanya tulisan bunda🤗

      Hapus
  12. Ayi segera terbitkan bukumu dan pasarkan dengan strategi yg diberikan pak akbar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Om Jay, mohon di kawal😀

      Hapus
  13. MasyaAlloh keren bu May tilisannya indah mengalir seperti air mengikuti lekuk alur sungai...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bunda may, saya rindu tulisa. Ibu. Ayo nge resum lagi.

      Hapus
  14. Sebagai penulis, maka saya kira harus fokus pada produk. Bagaimana menciptakan produk yang memang digemari masyarakat namun tetap dengan kualitas terbaik. Semoga Jagoan Banten bisa jadi penulis buku juga sauatu saat. Tapi untuk sementara ini belum bisa hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pak, bapak adalah penulis hebat juga. Tinggal siap menulisnya😀

      Hapus

8 Cara dalam Mengembangkan Tulisan Non Fiksi

"Sastra adalah sebuah kemewahan, fiksi adalah sebuah kebutuhan" Gilbert Keith Chesterson Senja yang  senada dengan pekat malam, me...